Saturday, August 15, 2015

// // Leave a Comment

Misteri Satelit Black Night yang Mengorbit Bumi Selama 13.000 Tahun

Satelit merupakan obyek yang mengorbit planet induknya. Bumi diketahui memiliki satelit alami yang sering disebut bulan. Sementara dalam perkembangannya manusia menciptakan satelit buatan yang juga mengorbit mengelilingi bumi yang dipakai untuk bermacam-macam tujuan. Namun, beberapa kalangan menyebutkan bahwa selain bulan dan satelit-satelit buatan manusia yang modern tersebut terdapat sebuah satelit misterius bernama Black Night, yang konon telah mengorbit Bumi sejak 13.000 tahun yang lalu. 
Beberapa kalangan yang mempercayai tentang eksistensi alien tak akan ragu untuk menyebutkan bahwa satelit tersebut merupakan satelit milik alien. Namun, darimana manusia mengetahui adanya satelit yang disebut sebagai Black Night tersebut? Adalah seseorang bernama Nicola Tesla yang pada tahun 1899 menerima sinyal radio yang terus menerus berulang. Nicola Tesla meyakini bahwa sinyal radio tersebut datang dari langit. Kemudian pada sebuah konferensi ia menyampaikan tentang hal tersebut.
Sinyal radio itu kembali diterima bumi pada tahun 1920 oleh beberapa stasiun radio amatir. Fenomena itu mendorong para ilmuwan di Oslo, Norwegia untuk melakukan penelitian. Penelitian yang dilakukan pada tahun 1928 dengan mengirimkan gelombang transmisi ke luar angkasa itu kemudian menghasilkan sesuatu yang disebut LDEs atau Long Delay Echoes. Pada saat itu belum diketahui secara pasti apa yang terjadi hingga akhirnya pada tahun 1954, beberapa surat kabar seperti Examiner melaporkan sebuah pengumuman dari Angkatan Udara AS mengenai dua buah satelit misterius, sementara teknologi negara manapun di dunia belum ada yang mampu membuat satelit.
Barulah pada tahun 1960 teknologi manusia mampu menempatkan sesuatu di orbit bumi. Itupun baru AS dan Soviet. Pada bulan Februari 1960, koran-koran Amerika ramai memberitakan mengenai obyek misterius di orbit Bumi. Benda misterius yang ada di orbit Bumi tersebut muncul di layar radar milik AS, namun pihak AS menyadari bahwa obyek itu bukan milik mereka ataupun Soviet. Pagi harinya, informasi mengenai obyek misterius di orbit Bumi tersebut semakin jelas. Benda itu mengorbit kurang lebih 79 derajat dari khatulistiwa. 
Pada tahun 1963, salah satu astronot AS bernama Gordon Cooper melaporkan bahwa ia melihat obyek misterius berwarna hijau di hari ke-15 dari dalam pesawat Mercury 9. Tidak hanya Cooper, melainkan sekitar 100 orang lainnya melihat obyek kehijauan yang diduga UFO ini melalui layar radar milik NASA. Namun pihak NASA memberikan penjelasan yang kurang bisa dipahami; menurut NASA Cooper sedang mengalami halusinasi akibat terlalu banyak menghirup CO2.

Kisah mengenai satelit misterius Black Night ini terus berlanjut pada tahun 1998, ketika pesawat Endeavor melakukan perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Pada saat itulah astronot yang ada di pesawat Endeavor memotret sebuah penampakan benda misterius. Anehnya, tidak lama berselang, foto-foto tersebut kemudian hilang meskipun kemudian muncul kembali dengan penjelasan bahwa foto-foto itu merupakan puing-puing dari satelit-satelit atau sampah luar angkasa.

Tetapi seperti kisah-kisah mengenai UFO atau alien lainnya. Banyak kalangan yang menyangkal mengenai keberadaan Black Knight ini. Lantas bagaimana tanggapan pembaca mengenai berita ini? Tentu saja boleh percaya dan boleh tidak. (versesofuniverse.blogspot.com)

0 comments:

Post a Comment