Showing posts with label Penyakit Menular. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Menular. Show all posts

Thursday, November 27, 2014

// // Leave a Comment

Benarkah Vampir Hanyalah Mitos Belaka?

Mitos mengenai vampir hampir dikenal di seluruh dunia, meskipun pada awalnya vampir ini merupakan kisah dari daerah Eropa Timur. Berbagai penelitian pun dilakukan oleh para ilmuwan untuk mengungkap apakah vampir ini memang benar ada atau hanyalah mitos belaka? Baru-baru ini sekelompok ilmuwan meneliti makam-makam di Polandia yang diduga menyembunyikan vampir di dalamnya.
Memang ditemukan beberapa kerangka yang dikuburkan dengan cara yang tidak biasa, seperti menaruh salib atau sabit. Konon menurut kepercayaan, sabit akan mencegah vampir itu bangkit dan memangsa korbannya. Akan tetapi oleh seorang arkeolog dari Universitas Alabama yang bernama Dr Lesley Gregoricka, vampir hanyalah dongeng dan tidak pernah ada.

Menurutnya, wabah penyakit kolera-lah yang menjadi penyebabnya. Hasil penelitian tersebut yang juga dimuat dalam jurnal PLOS One, menurut tim peneliti dari Universitas Alabama tersebut adalah bahwa penyakit kolera tidak mengubah manusia menjadi vampir, namun karena menyebabkan kematian yang tidak biasa dan masyarakat saat itu belum tahu cara mengobati sehingga ditemukan kematian-kematian yang sama maka korban pertama dianggap sebagai pembawa bencana.

Akan tetapi, sepertinya masyarakat sudah terlanjur meyakini bahwa vampir itu memang ada, apalagi penemuan-penemuan tengkorak yang terdapat pasak di dadanya, membuat masyarakat semakin yakin tentang eksistensi vampir ini.
Read More

Thursday, November 21, 2013

// // 1 comment

Suka Ciuman? Waspada Penyakit-Penyakit Ini

akibat ciuman, penyakit karena ciuman, berciuman
Siapa yang tak suka ciuman? Aktifitas ini memang menggairahkan, dan hampir semua pasangan di dunia ini pernah melakukannya. Bahkan ada yang menyebut bahwa aktifitas ciuman adalah sebuah perilaku untuk menunjukkan kasih sayang atau perhatian kepada pasangannya. Begitukah? Setidaknya untuk sebagian pasangan, ciuman adalah ungkapan kasih sayang, sementara yang lain mungkin ada faktor-faktor lain.
Terlepas dari hal itu, berciuman memang menyenangkan, dengan catatan dilakukan pada saat kondisi tubuh dan pikiran sedang dalam kondisi fit. Maksudnya, jika anda tidak memperhatikan tanda-tanda tertentu, kegiatan ciuman anda akan berubah dari kenikmatan menjadi sebuah mimpi buruk. Mengapa, karena dalam beberapa kasus, ciuman bisa menjadi media untuk menularkan beberapa penyakit ke pasangan. Penyakit-penyakit ini umumnya adalah penyakit yang menularkan virusnya melalui air liur atau darah. Penyakit apa saja yang bisa menular melalui ciuman? 
Mono
Sejatinya penyakit ini disebarkan melalui salah satu varian virus Herpes, yaitu Epstein-Barr, yang menular melalui air liur penderita. Penyakit ini mempunyai beberapa nama, seperti Infectious Mononucleosis, Pfeiffer's Disease, atau Filatov's Disease. Tetapi lebih populer dengan sebutan Mono. Orang yang terkena penyakit ini akan merasakan sakit di tenggorokan, gelisah, tidak enak badan, dan kehilangan nafsu makan. Tetapi yang harus diwaspadai dari penyakit ini adalah penyakit ini mampu memicu penyakit lain seperti Hepatitis. Dengan masa inkubasi sekitar 4-7 minggu, penyakit ini bisa diobati dan sembuh, tetapi dalam jangka waktu yang lama.
Herpes
Virus Herpes Simplex dapat menyebar ke orang lain melalui air liur ketika orang tersebut berciuman. Penyakit ini mudah sekali menyebar, terutama saat lesi telah pecah atau sedang terbentuk. 
Hepatitis B
Penularan virus dapat terjadi ketika darah atau air liur penderita bersentuhan atau bersinggungan dengan aliran darah orang lain. Kemungkinan tertular akan lebih besar jika terdapat luka di bibir seperti sariawan, maka presentase tertular akan lebih besar.
Kutil
Kutil juga dapat menular melalui ciuman, terutama jika terdapat luka seperti sariawan di sekitar bibir yang bisa dijadikan sebagai masuknya virus ke dalam tubuh.
Meningokokus
Penyakit ini merupakan penyakit yang berbahaya karena penyakit ini meliputi Meningitis, Septikemia, dan radang selaput. Perpindahan bakteri penyakit ini bisa melalui kontak langsung ketika ciuman atau tetesan air liur.

Read More